Meramaikan Acara Riungan Oase



Bahagia adalah saat anak-anak Oase Kids mendapatkan kesempatan untuk tampil lagi membawakan drama Muzakir dan Dermawan di acara Riungan Oase yang diselenggarakan oleh Klub Oase pada hari Sabtu, 9 Desember 2017, diadakan di Perpustakaan Nasional Jakarta yang berada di jalan Medan Merdeka Selatan.

Apa itu acara Riungan Oase?

Riungan Oase adalah acara yang diadakah oleh Klub Oase untuk memfasilitasi anak2 Pramuka Penggalang yang berjumlah sekitar 20 anak, untuk mempresentasikan hasil riset mereka setelah beberapa waktu lalu bersama-sama berangkat ke Pulau Harapan. Dari hasil riset tersebut, setiap anak memiliki output yang berbeda-beda. Ada yang berupa jurnal, ebook, dan ada pula yang berbentuk video. Selain anak2 Pramuka Penggalang melakukan presentasi, ada juga pameran hasil karya mereka yang hasilnya keren-keren banget loh. SALUT!

Nah, lanjut soal drama lagi. Ada dua drama yang tampil untuk meramaikan acara Riungan Oase, yaitu dongeng nusantara "Muzakir dan Dermawan" atau yang lebih dikenal dengan cerita "Semangka Emas" yang dibawakan oleh adik2 Oase Siaga dan Junior yang tergabung dalam Oase Kids, dan dongeng nusantara "Situ Bagendit" yang dibawakan oleh tim Cabe Rawit

Kali ini, anak-anak Oase Kids tidak latihan secara khusus, hanya sekali saja pada saat gladi resik. Karena ternyata anak-anak masih mengingat dialog dan adegan masing2. Mungkin pada saat ikut lomba di UI, anak-anak cukup kerja keras dan beberapa kali bertemu untuk latihan, sehingga masih menempel di ingatan mereka. Yang harus dilatih lagi adalah posisi berdiri pada saat menari dan latihan menari lagi di rumah masing-masing supaya lebih luwes dan tidak kaku.

Untuk Oji, aku tetap meminta dia selalu latihan dialog di rumah, karena dia dan Raja paling banyak dialognya. Dan ternyata dia masih sangat ingat, cuma gerakan tangan saja yang yang kadang sering lupa.

Sungguh bahagia melihat anak-anak dapat tampil di atas panggung yang kereen lagi. Walau kali ini bukan dalam suasana lomba dan masih acara sendiri, tetapi kami para mami2 tetap saja ya ada tegangnya. Memang tidak sebanyak waktu tampil di UI dulu sih.

Aku melihat anak-anak menjadi semakin berpengalaman untuk tampil live dan berani untuk tampil di atas panggung tanpa malu2 berperan dan berekspresi.

Dokumentasi video kali ini dipersiapkan dengan lebih baik. Walau pada saat awal-awal anak-anak tampil sound sempat bermasalah, tapi tetap okelah menurutku.

Berikut penampilan "Muzakir dan Dermawan" persembahan Oase Kids:




Pada saat manggung kali ini, ada hal yang membuatnya berbeda dan menarik, karena ada layar besar di atas panggung yang bisa digunakan sebagai background untuk mendukung penampilan anak-anak.

Bahagia dan bersyukur acara berjalan dengan baik. Seperti biasa, kami ibu-ibu kru berada di belakang panggung untuk menemani dan mensupport anak-anak supaya aman dan tidak ada yang hilang pada saat menjelang tampil.

Kali ini Ayah Andito sedang bertugas di NTT, jadilah saya yang bertugas menggantikan menjaga bagian musik pada saat pentas bersama Om Pras yang memang bertugas untuk stand by di bagian audio visual selama acara berlangsung.


CONVERSATION

0 comments:

Post a Comment

Back
to top