Apa Ultimate Goal Anda dalam Hidup Ini?


Pagi ini hujan turun dengan derasnya. Dan saya mensyukuri dan ikut merasakan kebahagiaan tanaman2 dalam menyambut turunnya berkah dari alam semesta ini.

Dan tidak apalah, agenda ke pasar pagi ini dapat kutukar dengan menuliskan jurnal syukur, membaca buku, sambil menikmati segelas kopi.

Pada saat inilah, secara bersamaan, saya menerima dua kabar kedukaan. Salah seorang sahabat baik saya dan ibunda dari keluarga yang menjadi sahabat2 baru saya telah dipanggil menghadap-Nya.

Manusia bisa berusaha, dan Tuhan Sang Pemilik Semesta-lah yang menentukan jadwal dan jatah usia kita.

Rasa belasungkawa yang sedalam2nya atas kepulangan mereka berdua. Dan mendoakan semoga rasa sakit yang dialami selama beberapa bulan terakhir ini dapat menjadi pemudah jalan untuk kembali ke Sisi-Nya, menggugurkan segala keburukan dan kekhilafan 🙏

***

Kematian adalah sebuah kepastian. Pada akhirnya, itulah yang akan sampai kepada setiap dari diri kita.

Dan pertanyaannya, apa yang sudah kita persiapkan untuk menyambutnya.

Muaranya adalah semua hasil dari perbuatan akan kembali kepada diri kita sendiri. Dan itulah bekal yang akan memudahkan jalan kita dalam menuju fase kehidupan selanjutnya.

Dalam catatan ini, saya mengingatkan diri saya pribadi mengenai salah satu ultimate goal saya di dalam kehidupan ini: menjaga tubuh tetap sehat sehingga tetap bisa berkarya dan berdaya hingga ajal menjelang. Saya berharap di ujung usia saya, saya tetap dalam kondisi tubuh yang sehat sehingga tetap dapat berkarya dan mandiri di dalam setiap kegiatan.

Karena usia tidak dapat ditunda. Namun apa yang terjadi pada tubuh kita adalah buah dari pilihan terhadap pola hidup kita.

Bersyukur saya berada di lingkungan orang2 dan komunitas yang positif, yang menjadikan sehat secara mental, sehat secara spiritual, sehat secara fisik juga finansial adalah tujuannya. Tentu ada harga yang perlu dibayar, dan kami bersama2 saling menyemangati untuk itu.

Mengingat kita tidak pernah tahu sampai kapan jatah usia kita, yuk kita jaga tubuh ini, satu2nya tempat dimana ruh dan jiwa kita menetap ini dengan sebaik2nya.

Dan yuk nikmati setiap momen kebersamaan bersama keluarga tercinta dengan lebih penuh lagi. Dan yuk niatkan untuk menjadi bagian dari makhluk yang memberi kontribusi positif bagi alam semesta, karena semua itu pada saatnya akan kembali menjadi kebaikan untuk diri kita sendiri.

***

Selamat jalan, sahabatku dan ibunda sahabat2ku. Terima kasih atas momen2 kebersamaan kita yang walau singkat namun begitu berkesan 🙏🌱

Bagi sahabat2 yang ikut membaca tulisan ini sampai habis, terima kasih sudah membersamai saya di dalam kedukaan yang kini telah menjadi rasa syukur dan harapan semoga Tuhan Yang Maha Baik menerima segala amal perbuatan kita semua dan memudahkan segala urusan bagi keluarga yang ditinggalkan 🙏

Cipinang Muara, 6 Januari 2020

#selfreminder
#catatanharianAndito

CONVERSATION

0 comments:

Post a Comment

Back
to top