Tanpa terasa, kedua anak ayam kate di rumah sudah beranjak besar. Sementara masih ada lebih dari 10 telur yang belum menetas dan masih dierami oleh induknya.
Dan atas petunjuk eyang @namakupras , disepakati bahwa telur2 tersebut sudah kadaluwarsa dan sebaiknya segera dikubur agar tidak menimbulkan bau.
Sebelumnya, kami mendapat petunjuk bahwa telur2 tersebut dapat dicek isinya dengan cara dicelupkan ke dalam air. Telur yang tenggelam menandakan masih ada kemungkinan untuk menetas. Sedangkan yang mengambang artinya kosong telurnya.
Karena penasaran, Oji ingin melihat isi telur2 tersebut. Beberapa di antaranya sudah terbentuk jaringan awal sehingga terdapat bercak berwarna merah di sekitar kuning telurnya.
Yang mengejutkan, beberapa dari telur itu meletus! Menimbulkan suara letupan seperti petasan banting. Bau busuk pun langsung memenuhi ruangan. Tanpa tunda lagi, langsung saja semua telurnya dikubur.
Bisa jadi letusan itu diakibatkan suhu telur yang panas karena habis dierami bertemu dengan dinginnya air.
Jadi, mari kita menunggu musim bertelur berikutnya sambil membesarkan kedua anak ayam yang sudah beranjak remaja 😉
Popular Posts
-
Tidak jauh dari rumah Cipinang terdapat dua tempat jogging track yang disediakan untuk warga sekitar berolahraga. Tempatnya nyaman, penuh de...
-
Suatu hari, aku melihat Olympus datang kepadaku dengan berseri-seri sepulang dari menemani Mama Nur berbelanja di salah satu minimarket di d...
-
MENULISKAN, MUMPUNG MASIH BISA MERASAKAN Setelah Eksplorasi Penggalang Oase 2019 ke Kampung Zuhud, Dusun Sukajadi, Desa Hegarmanah, Ke...
-
Bicara tentang IKEA, sesungguhnya nama IKEA sudah lama kudengar saat aku mendapat kesempatan untuk membantu proyek renovasi rumah tinggalku ...
-
Bila tahun ini adalah 2025, maka setidaknya sudah 10 tahun kami mendampingi anak-anak di dunia renang. Anak pertama kami Oji (20...
-
Ada pepatah mengatakan bahwa buah jatuh tidak jatuh dari pohonnya. Pepatah itu memang belum sepenuhnya tepat untuk Yanthi yang masih 2 tahun...
-
Hari yang telah dinantikan itu pun tiba. Sabtu pagi, 24 Januari 2015, kami sekeluarga bersama keluarga Mas Aar bersama-sama menuju Museum Ma...


0 comments:
Post a Comment